Wednesday, 30 October 2013

Kata Maaf dalam Balutan Do'a untuk Ayahanda..


Catatan mimpi dalam setiap do'a untuk Ayahanda..

Petir di pagi hari membangunkanku,
Memecah mimpi dalam kehangatan
Merasakan sesuatu yang tak ingin aku rasakan, mendengar sesuatu yang tak ingin aku dengarkan
Rasa hampa dan kosong pada pagi itu, melumer bagaikan es yang terkena matahari mencair hingga tak tersisa
Air hangat yang menetes, hati menjertit merasakan sakitnya
Tidak bisa ditahan bahkan tidak sempat dikeluarkan segalanya,
Karena tidak ada daya diri lemas, jatuh dan terkulai tiada berdaya
Ayahanda,
Ayahanda telah tiada..
Kususuri jalan kota,terasa begitu sangat panjang
Bertanya, kenapa tak sampai jua kesisinya
Ingin melihatnya,ingin memeluk erat tubuhnya
Ingin mengatakan kepadanya bahwa aku belum siap untuk berdiri sendiri dan menopang kaki yang lain
Namun,
Tak sempat aku melihatmu,tak sempat aku melihat tubuh kakumu yang dingin dalam pelukannya
Ayah, maaf..kata inilah yang seringkali ku ucapkan untukmu
Maaf karena bunga kecilmu ini belum bisa membuatmu bahagia
Maaf karena bunga kecilmu ini belum sempat menemani masa rapuhmu
Maaf karena belum bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga
Maaf dan maaf dalam setiap balutan do'a sujud - sujud panjangku kepada - Nya untukmu..
Ayah,
Kau yang terbaik dalam perjalanan hidupku
Kau ada saat semua menjauh
Kau mengerti saat semua orang mementingkan dirinya sendiri
Kau memeluku saat semua orang berusaha menjatuhkanku
Ayah, Maaf..
Jika rasa rinduku mengganggu peristirahatan panjangmu,
Maaf , bukan aku memberatkanmu dalam perjalanan panjangmu menghadap-Nya
Maaf, karena ketidak berdayaanku untuk melawan rasa itu
Ayah,
Selamat jalan, selamat istirahat
Sekarang kau tak lagi merasakan beban dunia yang menyakitkan,
Aku ikhlas, kau tinggalkan
Aku percaya kaupun percaya bahwa aku mampu menghadapinya
Karena waktu, waktu akan selalu berbaik hati mengobati kepedihan lukaku
Karena waktu, waktu akan selalu berbaik hati menghiburku dalam titian panjang duniaku
Ayah,
Jika aku  tak sempet bertemu denganmu
Maka semoga Allah mempertemukan kita di tempat lain
Aku ingin bercerita banyak tentang duniaku, tentang semua yang terjadi setelah kepergianmu
Ya Rabby,
Yang maha tinggi, peluklah dia dalam pelukmu
Mohon ampunkan segala dosanya
Aku berjanji akan menjadi anak yang solehah, agar ayah tak kesulitan untuk bertemu denganmu
Hanya itulah baktiku saat ini untukmu Ayahandaku tercinta.

Cidaun, 05 Mei 2012


Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment